Hasil Uji Kompetensi Guru Rendah


JAKARTA- Hasil uji kompetensi guru yang berlangsung pada Februari 2012 menunjukkan hasil yang rendah. Dari 491 kabupaten/kota, hanya 154 daerah saja yang mendapat nilai di atas rata-rata.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, nilai rata-rata nasional uji kompetensi adalah 42,25.”Saya gembira uji kompetensi berlangsung jujur. Ini terbukti dengan banyak nilai yang jelek,” ungkap Nuh di Gedung Kemendikbud, Jakarta,kemarin. Mendikbud menyatakan, Provinsi Maluku masuk dalam provinsi terendah yang mendapatkan nilai uji kompetensi dengan Kabupaten Buru Selatan yang menyumbang nilai terendah dari seluruh kabupaten dengan nilai 30,64.Adapun Blitar menduduki peringkat teratas dengan nilai rata-rata 56,41.

Nuh menyatakan ironis bahwa tidak ada kabupaten/ kota di kota besar yang masuk jajaran nilai rata-rata tertinggi, padahal mereka sudah mendapatkan insentif yang jauh lebih besar dibandingkan daerah lain. Pemetaan uji kompetensi yang sudah berlangsung itu, ujarnya, akan dikawinkan dengan peta Ujian Nasional (UN) untuk memperbaiki dunia pendidikan Indonesia.Mendikbud mengatakan, guru yang sudah mendaftar uji kompetensi sebanyak 285.884 orang.Namun, ada 4.868 guru yang tidak ikut dengan berbagai alasan sehingga tahun ini sebanyak 281.016 guru yang ikut uji kompetensi atau sekitar 98,30%.

Kuota uji kompetensi guru tahun ini mencapai 250.000 guru. “Kami akan umumkan berapa guru yang lulus uji kompetensi pada Senin (19/3),” terang Nuh. Mantan Rektor ITS itu menjelaskan,bagi guru yang tidak lulus, mereka akan masuk pembinaan intensif pada Mei�Juni 2012. Dipilihnya kedua bulan itu karena sudah memasuki musim liburan sehingga pada tahun ajaran baru para guru yang tidak lulus ini akan mendapatkan se-mangat baru. Namun, bagi guru yang sudah lulus akan langsung masuk ke pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) selama 10 hari.

Mereka akan diuji kembali pada uji kompetensi akhir untuk menentukan status mereka sebagai profesi. Mendikbud mengungkapkan, dalam uji kompetensi itu,ada tiga guru TK yang mendapat nilai teratas. Mereka adalah Desi Dwijayanti, guru TKIslamNurulImanBogor, dengan nilai 90; Ida Ismawati, guru TK Al Azhar Syifa Budi DKI Jakarta, dengan nilai 87; dan NurKhasanah,guru TKPermata DKI Jakarta,dengan nilai 87. Di jenjang SD, guru-guru yang mendapat nilai tinggi adalah Nurfatah, guru SDN Talang Kelapa,Sumsel,dengan nilai 80; Dina Hanif Mufidah dari SD Muhammadiyah GKB Gresik dengan nilai 77,5; dan Sutrisno, guru SDN Jatisari Jateng, dengan nilai 77.

Adapun untuk tingkat SMP tercatat Melany Wiwanti Parulian Mukuan, guru SMP Advent Amurang Sulut, dengan nilai tertinggi 87,5.Disusul Mulya,guru SMPN 2 Cimahi Jabar, dengan nilai 82,5 dan Chusnul Arfiane, guru SMPN 1 Ngoro Jabar, dengan nilai 82,5. Kemudian pada jenjang SMA tercatat Gatot Riado, guru SMAN 1 Karas Jatim,meraih nilai tertinggi 90. Selanjutnya Nur Hidayat, guru SMAN 11 Siak Riau, dengan nilai 90 dan Irmawati Satia Kusumah, guru SMA Terpadu Krida Nusantara Jabar, dengan nilai 88,6. Terakhir, peringkat terbaik untuk guru SMK ditempati oleh Zuhri Muslim,guru SMKN 2 Slawi,Jateng, dengan nilai 97.

Kemudian Evy Endah Purwandani, guru SMK Yayasan Pendidikan Farmasi Jabar, dengan nilai 90 dan Rita Hartati, guru SMKN 13 Jabar,dengan nilai 89. Mendikbud menyatakan, guru di SLB yang mendapat nilai tertinggi diborong oleh Kabupaten Garut. Di antaranya Isma Mulyani, guru SLB BC YGP Blimbangan (95), Sepdi Juandi guru SLB Al Ghifari (94), dan Ade Mulyana, guru SLB BC YGP Blimbangan (94). Anggota Komisi X DPR Ferdiansyah berpendapat,dengan data menyedihkan ini, sudah seharusnya pemerintah malu karena terbukti tidak becus menangani tenaga pendidik.

“Pemerintah tidak membuat perencanaan yang baik dalam pembinaan guru.Mereka selalu inginnya instan dan tidak fokus akan akar permasalahan,” ujarnya.Politikus Partai Golkar itu menyatakan,uji kompetensi terkait dengan sertifikasi dan tunjangan profesi. Sesuai dengan UUD 1945,pemerintah harus menyelesaikan sertifikasi pada 2015. neneng zubaidah


sumber: Seputar-indonesia.com

About these ads

2 tanggapan

  1. jangan menyalahkan siapa2. marilah sama2 kita perbaiki mana yg salah..tingkatkan kemampuan diri demi keberhasilan anak2 bangsa kita.terimakasih

    1. betul pak,… hasil yang kita peroleh harus bisa sebagai titik tolak untuk selalu dan selalu memperbaiki diri,… karena semuanya tidak ada yang sempurna,..
      makasih tlah mengunjungi,… salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.197 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: